PinoguNews.Com

 Sinergitas Dekot-Pemkot Gorontalo Terbangun Baik, Ini Kata Moh. Rivai Bukusu

Kota Gorontalo — Membangun sinergitas antara  legislatif dan eksekutif semakin perlu dibangun.

Pasalnya, jika antara legislatif dan eksekutif tidak melakukannya, akan mengganggu jalannya pelaksanaan pembangunan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Gorontalo, Mohammad Rivai Bukusu, mengatakan, fenomena buruk akan terjadi, jika tidak ada harmonisasi antara legislatif dan eksekutif.

“Saya senantiasa mendorong terbangunnya hubungan kerja yang baik antara DPRD denhan Pemerintah Kota Gorontalo,” ujar Rivai saat diwawancarai usai memimpin rapat Paripurna DPRD Kota Gorontalo dengan Agenda Penyampaian dua buah Ranperda usul inisiatif eksekutif, Senin  (17/02).

Harmonisasi antara DPRD dan Pemerintah Kota Gorontalo semakin membuka ruang gerak yang lebih besar dalam proses pelaksanaan pembangunan di daera ini.

Dalam pembahasan dan pengesahan produk produk hukum Kota Gorontalo, di DPRD Kota Gorontalo, senantiasa dilakukan secara komunikatif dan berkelanjutan.

“Sehingga apapun yang diputuskan oleh kedua lembaga ini akan sangat berpengaruh baik terhadap pelaksanaan berbagai progyam pembangunan,” kata Rivai.

“Artinya, kita saling menghargai tupoksi masing-masing. Kalau kita di DPRD sebagai lembaga pengawasan, sementara di Pemkot sebagaii pelaksana, maka kita sama- sama bersinerji dalam melaksanakan tupoksi kita masing-masing,” jelas Rivai menambahkan.

Rivai juga mengapresiasi langkah dan perjuangan yang dilakukan oleh pemerintah kota, terutama dalam menangani kepentingan masyarakat yang sangat mendesak.

“Dua buah Ranperda yang barusan disampaikan Pak Walikota merupakan bukti konkrit Pemkot dalam melakukan terobosan melalui tindak lanjut persoalan yang sangat mendesak di masyarakat kita,” imbuhnya.

Sebelumnya, Walikota Gorontalo, Marten Taha, dalam rapat Paripurna itu, menyampaikan dua buah Ranperda yang merupakan usul inisiatif eksekutif.

Kedua Ranperda tersebut masing-masing,  Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Gorontalo  Nomor 9 Tahun 2015 tentang Penyertaan Modal Daerah dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Gorontalo Nomor 6  Tahun 2004 Tentang Larangan dan Penertiban Hewan Lepas di Wilayah Kota Gorontalo.

“Alhamdulillah dua Ranperda itu dapat diterima oleh semua fraksi untuk kemudian dibahas sesuai mekanisme dan peraturan perundang undangan yang berlaku,” pungkas Rivai. ## (Hans)

Berita terkait lainnya

Dekot Gorontalo Beri Apresiasi Kepada Pemkot Melalui Program PKK

Imran Husain

Menyerahkan Bibit Tanaman Cabe Rawit, Leny Ontalu: Insya Allah Bisa Membantu Masyarakat

Imran Husain

Terima Keluhan Pedagang Pasar Sentral, Dekot Gorontalo Beri Solusi

Imran Husain

Leave a Comment