PinoguNews.Com

SI Mengecam Sikap Presiden AS, Menguasai Yerussalem

JAKARTA — Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikit lslam terkait dengan kebijakan Presiden Donald Trump, yang mencoreng perasaan kaum muslimin dunia,  yang telah memberi pernyataan resmi mengakui Yerusalem sebagai ibukota lsrael, dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Bahwa kebijakan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem
sebagai ibukota lsrael merupakan kebijakan yang bertentangan dengan hukum internasional dan
berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB. Kebijakan tersebut merupakan kebijakan provokatif
yang dapat menimbulkan ancaman bagi perdamaian dunia serta menciderai dan merusak upaya￾upaya perwujudan damai di kawasan tersebut.

2. Pengakuan Yerusalem sebagai ibukota lsrael oleh Amerika Serikat secara langsung telah melukai
kehendak masyarakat internasional yang telah memutuskan bahwa pencaplokan wilayah
Yerusalem sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional, sehingga kebijakan tersebut
berarti memberikan pembenaran atas pencaplokan wilayah suatu negara melalui cara-cara yang
bertentangan dengan hukum, sehingga merusak tata kehidupan dunia yang berdasarkan hukum
dan perdamaian.

3. Syarikat lslam sebagai bagian dari rakyat dan bangsa Indonesia tetap konsisten mendukung
per.juangan bangsa Palestina yang hendak menjadikan Yerusalem sebagai wilayah kedaulatan
negara Palestina, dan mengutuk langkah yang ditempuh Amerika Serikat tersebut. Untuk itu,
Syarikat. lslam mendesak kepada Organisasi Kerjasama lslam (OKl) agar segera mengadakan
pertemuan untuk membah”as permasalahan tersebut demi mencegah dan menghindariterjadinya
kerunyaman baru dari dampak pengakuan Presiden Amerika Serikatersebut, dengan pernyataan
memberi pengakuan bahwa Yerusalem merupakan wilayah kedaulatan negara Palestina yang
merdeka.

4. Syarikat lslam memberikan dukungan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk proaktif dan
mengambil peran utama dalam mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan kedaulatannya
atas wilayah Yerussalem.

5.Syarikat lslam meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia mengambil sikap tegas dan
menjadikan sikap resmi OKl dengan langkah-langkah nyata bagi keselamatan kota Al Quds sebagai
kota suci Ummat lslam.

Berita terkait lainnya

Tutup Debat Terakhir, Pasangan Chamdy-Tomy Prioritaskan Kaum Milenial

Imran Husain

Pasangan Nelson-Hendra Puas Tampil Di Debat Kandidat Terakhir

Imran Husain

Setelah Mengikuti Debat Terakhir, Tony Junus: Langkah Selanjutnya Tinggal Masyarakat Menilai Dan Memilih

Imran Husain

Leave a Comment