Peran Pemerintah Desa Mototoluhu Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Ditengah Pandemi Covid-19

Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19  Desa Motolohu Kec. Randangan
Oleh : Fauziah Rahma  P. Amay*

PEMILU (Pemilihan umum) merupakan alat kekuasaan untuk mencapai tujuan bersama. Tahun ini, Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 9 Desember tahun 2020.  hal ini menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pemerintah, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kita dihadapkan dengan situasi pandemi covid-19.

Pandemi covid-19 pertama kali muncul di akhir tahun 2019 di Wuhan China dan sudah menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Dalam kondisi Pandemi seperti ini tentunya akan mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada, karena seperti yang kita ketahui bahwa virus corona merupakan virus yang sangat berbahaya, dia tidak terlihat namun jika terpapar akibatnya bisa sampai menyebabkan kematian.Penularannya pun sangat mudah, dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus yang telah terjadi oleh karena itu peran pemerintah sangat diperlukan dalam mengatasi berbagai masalah tersebut.

Seperti halnya di desa Motolohu kecamatan Randangan, dalam menjaga tingkat partisipasi masyarakat pemerintah desa melakukan berbagai upaya, antara lain memberikan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan dengan meningkatkan imunitas tubuh, memakai masker, menggunakan handsanitizer, dan menjaga jarak, selain itu pemerintah juga selalu memberikan pemahaman tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam berpolitik untuk menentukan pembangunan arah ke depan.

Meskipun begitu pemerintah desa juga mempunyai beberapa hambatan dalam hal meningkatkan partisipasi politik masyarakat, yakni: Kurangnya pemahaman masyarakat tentang dunia politik (awam), dan banyak juga masyarakat yang kurang mematuhi protokol kesehatan sehingga hal ini membuat pemerintah kewalahan.

Jadi dari berbagai upaya dan hambatan tersebut penulis berharap agar semua komponen yang terkait bukan hanya pemerintah saja namun juga termasuk masyarakat sebagai peserta dalam pemilihan untuk dapat berperan meningkatkan dan menyukseskan pilkada tahun 2020.

Dengan demikian pilkada yang dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 ini tetap berjalan dengan sukses, aman dan terlindungi dari bahaya virus corona.[]
*) Mahasiswa UNG

Berita terkait lainnya

Persepsi Tentang Dilema Pilkada Di Tengah Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Gorontalo

Imran Husain

Kadispora Hasan Makuta : Prestasi Menjadi Motivasi Yang Akan Datang

Robiyantoro Hulopi

Catatan Mahasiswa UNG, Pada Tahapan Kampanye Pilkada 2020 Kabupaten Gorontalo Ditengah Covid-19

Imran Husain

Leave a Comment