PinoguNews.Com

Aksi Perlawanan, Mahasiswa Muslim Turun Kejalan Himbau Masyarakat Kota Gorontalo

KOTA GORONTALO – Puluhan Mahasiswa turun ke jalan menggelar aksi Perlawanan Boikot Produk Prancis di perempatan lampu depan Masjid Agung Baiturrahim. Kamis (05/11)

Aliansi yang di nahkodai Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyampaikan tuntutan terkait pidato Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang berkata tidak pantas kepada Agama Islam.

Hal itu para mahasiswa aksi juga membagikan selebaran kertas yang isinya,
Assalamualaikum Dimanakah kalian ketika Agama dan Rasulullah SAW dihina?
Akhir-akhir ini dunia banyak dikagetkan dengan isu-isu ekonomi, politik, pendidikan, teknologi, dan agama Sekitar I pekan yang lalu kita mendengar presiden prancis Emmanuel macron berkata tidak pantas kepada agama Islam. Pidatonya berisi : Agama islam adalah agama teroris, dan Radikalisme serta prancis juga membuatan karikatur Nabi Muhammad SAW. Pelecehan, penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Pidato presiden prancis dan aktor-aktor pembuatan Karikatur Nabi Muhammad SAW. mendapat kecaman diseluruh dunia dan Umat Muslim. Untuk itu KAMMI Gorontalo mengajak Masyarakat untuk memboikot produk- produk Prancis. “Yang bisa kita lakukan saat ini adalah tidak lagi membeli produk-produk prancis” Buya Hamka berkata “Jika diam saat agamamu dihina gantilah bajumu dengan kain kafan”. Mari kita bersatu untuk melawan orang- orang menghina Rasulullah dan agama. #aksiperlawanan #boikotprodukprancis

Aksi Nasional Boikot Produk Prancis yang Wajib Diketahui: Carrefour Pusat perbelanjaan,
Danone Aqua (air minum), activia (yoghurt), mizone (air minum), vit (air minum), levite (air minum), bebelac (susu), nutrilon royal (susu ), lactamil (susu), SGM (susu).
Loreal (kosmetik pettwatan kulit dan kecantikan)
Garnier (kosmetik perawatan kulit dan kecantikan)
Lacoste (fashion, parfum)
Air France Maskapai penerbangan Michelin (ban) Renault (Mobil) – Peugeot (mobil)
Citroen (mobil)
Lancome (kosmetik, parfum)
Accor (hotel): Novotel, Ibis, mercure, Raffless, Pullman, Fairmont.
Ibis Hotel
Moulinex (peralatan dapur): produk blender dsb.
BNP Paribas (perusahaan manajer investasi)
Chanel (kosmetik)
Evian (air mineral kemasan) (Sosis)
LU (parfum, makanan ringan)

Dalam kesempatan itu Ketua aliansi KAMMI, Ahmad Randi mengajak, kepada masyarakat Kota Gorontalo agar tidak membeli produk yang bekerja sama dengan Prancis.

Ia mengungkapkan salah satu bentuk perlawanan kita dengan memutus mata rantai kerjasama dengan Prancis.

“Agar nanti di akhirat kelam kita sebagai umat islam mampu menjawab dan berani berhadapan dengan Rasullullah dan mengatakan saat ini kita tidak diam saja, saat ini kita melakukan sesuatu dengan tidak membeli produk-produk yang berasal dari Prancis,”

Ahmad menyampaikan juga, sangat menyayangkan dan sedih dengan kondisi negara ini yang mayoritas umat muslim berada di negara ini bahkan pemimpinnya juga umat islam.

Lanjutnya, pemerintah ini tidak tegas terhadap penghinaan Prancis maka Ia mengajak dan mengingatkan kepada Presiden atau lebih khususnya kepada pimpinan daerah Gubernur Gorontalo.

“Untuk menerbitkan aturan mari sama-sama untuk tidak membeli produk-produk mereka sampai Presiden Prancis itu betul-betul meminta maaf kepada umat islam keseluruhan,”ucapnya.(IH)

Berita terkait lainnya

Terima Keluhan Pedagang Pasar Sentral, Dekot Gorontalo Beri Solusi

Imran Husain

Situs Sejarah Masjid Hunto Sultan Amay Menjadi Perhatian DPRD Kota Gorontalo

Imran Husain

Menindak Lanjuti Rapat Kerja Komisi B, Dekot Gorontalo Tinjau Lokasi Wisata

Imran Husain

Leave a Comment